“The Terrible Years.” A Poem by Carolina Ebeid

Tahun-Tahun Mengerikan: Puisi Karya Carolina Ebeid

Rizky Pratama on 7 Maret 2026

January wears two faces—
you will call one future, the other

history, both are elsewhere:
the elsewhere of photographs,

in which memory turns angular, deckle-edged:
here in the gold film light of Baghdad,

1976, my father, young, ambitious, radical,
on his way to take a picture with Saddam,

or the elsewhere of a quince orchard, the nothing
gentle elsewhere of dashcam footage,

the elsewhere in the street view
of the former house aglow in the palm—

I remember the elsewhere of Peter Jennings’s voice
reporting from Baghdad, and the Round City

of Baghdad with its mechanical birds, their wind-
powered throats, notes from a tree made entirely

of gold—another elsewhere, another history—

Put your ear to this window,
the city’s pleural rub—

All the horrible days arriving—listen—
children stretch their spans

before tombstones practicing fame,
pretending corpse life

which autocorrects to copse life,
an elsewhere where corpses begin to flower—

For a decade my father shouted in his sleep,
words as darts nicking the velvet

dark around the ears—
An elsewhere takes up
its red residence in his head—

Throw open now a dream-
brain up on the screen, see how it dims

and shimmers, a city of quadrants and zones—
It thinks it is awake, the dream
corrected by daylight.

__________________________________

From Hide by Carolina Ebeid. Copyright © 2026. Available from Graywolf Press. Reprinted with the permission of the author and Graywolf Press. All rights reserved.

January mengenakan dua wajah—
kamu akan menyebut satu masa depan, yang lain

sejarah, keduanya ada di tempat lain:
tempat lain dari foto-foto,

di mana ingatan membentuk sudut, bertepi tebal tak rata:
di sini di bawah cahaya film emas Baghdad,

1976, ayahku, muda, ambisius, radikal,
dalam perjalanan untuk mengambil gambar dengan Saddam,

atau tempat lain berupa kebun quince, tempat lain yang tidak lembut dari rekaman dashcam,

tempat lain dalam pandangan jalan rumah bekas yang bersinar di antara palem—

Aku mengingat tempat lain suara Peter Jennings yang melaporkan dari Baghdad, dan Kota Bundar Baghdad

dengan burung-burung mekanisnya, kerongkongan yang digerakkan angin, catatan dari sebuah pohon yang seluruhnya

terbuat dari emas—tempat lain, tempat lain–sejarah lain—

Letakkan telingamu pada jendela ini, gesekan pleura kota—

Semua hari-hari mengerikan itu datang—dengarkan—

anak-anak merentangkan jangkauan mereka

di hadapan nisan-nisan yang berlatih ketenaran,

mengaku hidup mayat

yang secara otomatis berubah menjadi hidup di antara belukar,

Untuk satu dekade ayahku berteriak dalam tidurnya,

kata-kata bagai anak panah yang menusuk beludru gelap di sekitar telinga—

Tempat lain mengambil tempat tinggal berwarna merah di kepalanya—

Keluarkan sekarang sebuah otak-impian di layar, lihat bagaimana ia meredup

dan berkilau, sebuah kota dengan kuadran dan zona—

Ia pikir ia bangun, mimpi itu dikoreksi oleh cahaya siang.

__________________________________

Dari Hide oleh Carolina Ebeid. Hak Cipta © 2026. Tersedia dari Graywolf Press. Dicetak ulang dengan izin penulis dan Graywolf Press. Semua hak dilindungi.

Rizky Pratama
Rizky Pratama
Nama saya Rizky Pratama, penulis dan pembaca setia yang tumbuh bersama buku sejak kecil. Saya percaya bahwa setiap cerita memiliki kekuatan untuk membuka wawasan baru dan menginspirasi hidup. Di Shinigami, saya menulis ulasan dan esai sastra untuk berbagi kecintaan saya pada dunia kata-kata.