The Rumpus—that most enduring of indie online lit mags—is launching a new editorial initiative.
El Arboroto adalah vertikal baru yang ditujukan untuk pembaca dan penulis berbahasa Spanyol. Menurut siaran pers, publikasi baru ini akan didedikasikan untuk menerbitkan karya asli berbahasa Spanyol, “bukan sebagai terjemahan atau tawaran sekunder, tetapi sebagai bagian integral dari masa depan majalah ini.”
In their inaugural editor’s note, leaders Alejandra Márquez and Vasthi Jean-Michel explained the mission, noting that writing and publishing in Spanish in the U.S. is “not a neutral act.”
El Alboroto akan menyediakan ruang bagi para kreatif untuk terlibat dengan realitas budaya dan politik di sekitar mereka sambil tetap luas dalam lingkup editorialnya. Alih-alih menerjemahkan karya yang ada dari The Rumpus, El Alboroto, El Alboroto akan menugaskan dan menerbitkan tulisan asli berbahasa Spanyol yang mencakup kritik budaya, esai pribadi, wawancara, fiksi, puisi, dan komik.
Setelah masa kemunduran yang cukup rumit, The Rumpus dihidupkan kembali dan diberi merek baru pada awal tahun ini oleh sepasang tokoh sastra yang berpengaruh—Roxane Gay dan Debbie Millman. Proyek baru ini merupakan ciri khas dari Rumpus 2.0, yang bertujuan untuk memperluas daya tarik majalah tersebut dan menegaskan keberadaannya di komunitas California tempat publikasinya berada.
Kontributor untuk El Alboroto’s edisi pertama mencakup penulis dari Meksiko, Kolombia dan Puerto Riko yang berkarya di ranah fiksi, nonfiksi, dan puisi.
Kenali para penulis Francesca Dennstedt García, Andrea Villa Franco, Gabriela Boscio Santos, dan Ave Barrera di sini.