“Brevity is the fuse attached to every breath,” a Poem by Bob Hicock

“Keringkasan adalah sumbu yang melekat pada setiap napas,” sebuah puisi karya Bob Hicock

Rizky Pratama on 21 April 2026

Kesedihan dari drum adalah ketiadaan melodi,
makna hati tidak memiliki nada yang kita ketahui,
bukan hati yang sesungguhnya dan juga bukan gagasan metaforis
tentang waktu, hari-hari yang tanpa nada
atau lebih mirip sebuah orkestra yang satu-satunya
tujuannya adalah menyetel, bersiap untuk sebuah
pertunjukan yang tidak pernah datang. Rasanya bisa begitu,

bukankah begitu, atau bisa begitu, dan aku perlu percaya
bahwa cara pandang burung yang lebih bermakna, lebih berdasar,
ada di luar sana menunggu kita menemukannya. Kadang-kadang

Aku hanya ingin memasukkan sendok logam ke dalam microwave
dan menyaksikan kemungkinan asupan
melepaskan percikan dan mengancam membakar rumah hingga habis.
Segala macam asupan, jenis makanan, jenis jiwa,

yang memberitahuku untuk bangkit kembali dan mencoba lagi.
Ketika ayahku sedang sekarat dan aku berbisik di telinganya,
Kamu telah melakukan yang terbaik, ia tersenyum padaku
dengan pengakuan yang sama seperti sebuah jendela
yang baru saja dicuci, yang jelas tidak memikirkan apa pun secara khusus. Di dekat
akhirnya, dia mengira kita berusaha membunuhnya,

untuk menguburkannya hidup-hidup, dan aku memang ingin dia meninggal
meskipun tidak dengan tanah di mulutnya tetapi sayap
di lidahnya atau punggungnya atau bagian mana pun
yang bisa membuat cahaya cukup untuk terbang pergi. Tolong jangan menyalahkan aku

jika aku masih berharap melihat api melirik ke
menu di Denny’s, lalu membaca sebuah buku sambil
menunggu pancake-nya datang. Keajaiban

sirup maple. Menjadi di sini untuk mengetahui
bahwa aku tidak akan berada di sini lebih lama dari sebuah awan
yang bertanya-tanya apa yang harus dilakukan dengan tangannya.

__________________________________

Dari Breathe oleh Bob Hicock. Hak Cipta © 2026. Digunakan dengan izin Copper Canyon Press.

Rizky Pratama
Rizky Pratama
Nama saya Rizky Pratama, penulis dan pembaca setia yang tumbuh bersama buku sejak kecil. Saya percaya bahwa setiap cerita memiliki kekuatan untuk membuka wawasan baru dan menginspirasi hidup. Di Shinigami, saya menulis ulasan dan esai sastra untuk berbagi kecintaan saya pada dunia kata-kata.